Dia selalu meminta untuk didoakan dalam keadaan baik. Ketika masa haji sudah dekat, laki-laki itu itu mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya tidak seperti hari-hari sebelumnya. Dia selalu mengulang-ulang perkataan ini, “Mungkin aku tidak akan bisa melihat kalian lagi!”
Ketika orang tua itu berada di bukit Arafah, dia duduk di kursinya menghadap kiblat seraya mengangkat kedua tangannya, memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diberi karunia husnul khatimah, kemenangan bagi kaum muslimin, dikokohkan persatuan mereka.
Sang Anak yang sedang menemani ayahnya itu berkata, “Bapakku duduk di atas kursinya ketika berdoa kepada Allah SWT. Kemudian pada jam 18.20 sore hari, aku mendekatinya untuk aku bawa ke bus yang telah dipersiapkan untuk mengangkut jamaah haji ke Muzdalifah. Ternyata dia sudah wafat dalam keadaan seperti itu, di tengah padang Arafah yang berlimpah rahmat dan ampunan. Allah SWT telah mengabulkan doanya dan menutup usianya dengan penutupan yang baik dan penuh kebahagiaan Insya Allah.” Selamat atas diraihnya karunia husnul khatimah.Semoga kisah nyata ini bermanfaat bagi kita..Aminnn
(Dikutip dari buku "KESAKSIAN PEMANDI JENAZAH; KISAH-KISAH NYATA HUSNUL KHATIMAH DAN SU'UL KHATIAH)
